Kotak Amal di Minimarket Disalahgunakan untuk Kelompok Teroris

Puteranegara Batubara
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono. (Foto: Antara)

Sementara itu, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri tercatat menangkap 24 tokoh penting kelompok terorisme Jamaah Islamiyah. Kegiatan penindakan itu terjadi pada Oktober-November 2020.

Awi mengungkapkan pasca-penangkapan Amir tertinggi JI, Para Wijayanto pada 29 Juni 2019. Selain itu petugas membongkar jaringan besar JI dengan menangkap tokoh-tokoh penting lainnya yang berperan dalam pengendalian serta pendanaan kegiatan JI.

"Terbukti pada periode bulan Oktober sampai dengan November 2020, Densus 88 Antiteror berhasil menangkap 24 orang tokoh penting dan anggota JI yang aktif melakukan pengendalian dan pendanaan organisasi Jamaah Islamiyah," ujar Awi.

Adapun penangkapan itu dilakukan di Jawa Tengah 4 orang, Jawa Barat 2 orang, Banten 1 orang, Jabodetabek 8 orang, Yogyakarta: 1 orang, Lampung 8 orang.

Dari jumlah penangkapan tersebut, kata dia terdapat beberapa pimpinan JI yang menjadi pengendali dan pendana utama. Di antaranya, BY yang pernah menjabat Tahjiz yang membidangi pengendalian Aset dan SDM organisasi JI.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
6 hari lalu

50 Pati Polri Naik Pangkat, Ada Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut

7 hari lalu

Pecah Bintang, Ada 34 Jenderal Baru Polri di September 2026

8 hari lalu

Polri Luncurkan STNK Digital dan Pembayaran Tilang Terintegrasi, Diklaim Mudahkan Masyarakat

8 hari lalu

Kombes Fahrurozi Dipatsus buntut Dugaan Penipuan Investasi Rp58,5 Miliar terhadap WN Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal