KPK Berharap Penyiram Air Keras Novel Baswedan Dihukum Maksimal

Riezky Maulana
Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap hakim mempertimbangkan rasa keadilan publik dalam memutus perkara penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Para terdakwa dinilai pantas dijatuhi hukuman maksimal.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri memahami kekecewaan Novel Baswedan sebagai korban terkait tuntutan yang rendah dan pertimbangan lain serta amar dalam tuntutan tersebut.

"Kami juga telah mendengar tuntutan JPU yang menuntut para terdakwa dengan hukuman penjara selama 1 tahun dalam perkara penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan," ujar Ali Fikri di Jakarta, Jumat (12/6/2020).

Dia menuturkan, dalam perkara ini Novel Baswedan merupakan sebagai korban saat menjalankan tugasnya menangani kasus korupsi. Para terdakwa, kata dia harus dijatuhi hukuman setimpal dengan perbuatannya.

"Karena itu KPK berharap majelis hakim akan memutus dengan seadil-adilnya. Kami menyerukan kembali pentingnya perlindungan bagi para penegak hukum dalam menjalankan tugasnya," ucapnya.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (11/6/2020), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Rahmat Kadir Mahulette DAN Ronny Bugis, terdakwa penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan dihukum 1 tahun penjara.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Polisi Naikkan Kasus Teror Air Keras Aktivis KontraS ke Penyidikan, Siapa Tersangka?

Nasional
10 jam lalu

Novel Baswedan: Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS Terorganisir, Pelajari Korban Berhari-hari

Nasional
12 jam lalu

Anies dan Novel Baswedan Jenguk Aktivis KontraS Andrie Yunus, Tuliskan Pesan Penyemangat

Nasional
14 jam lalu

Ketua Komisi III DPR Minta Polisi segera Tangkap Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal