KPK Dalami Kontribusi Keuangan Lippo Group di Kasus Suap Meikarta

Felldy Aslya Utama
Ilustrasi, Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Koran Sindo).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami ada tidaknya keterkaitan Lippo Group dengan kasus dugaan suap perizinan proyek Meikarta. Termasuk, mendalami sumber dana suap itu apakah berasal dari korporasi.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pendalaman dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi dan tersangka. KPK ingin mengetahui bagaimana proses perencanaan hingga pembangunan proyek Meikarta.

"Sejauh mana kontribusi keuangan Lippo Group pada proyek tersebut," ujar Febri, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (2/11/2018).

Dia menuturkan, para saksi dan tersangka yang diperiksa termasuk dari pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar). Menurutnya, KPK berupaya menelusuri rangkaian proses perizinan proyek Meikarta.

"Apakah ada atau tidak perintah dari pejabat di Lippo Group ke anak-anak perusahaan untuk pemberian suap," ucapnya.

Dalam kasus ini, KPK sudah memeriksa CEO Group James Riady. KPK juga sudah menggeledah rumah bos Lippo Group itu pada Kamis (18/10/2018).

Penggeledahan dilakukan untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan penerimaan suap perizinan pembangunan proyek Meikarta oleh sejumlah dinas di Pemkab Bekasi. KPK juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen-dokumen terkait perizinan Meikarta.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Kementerian PKP segera Bangun 18 Tower Rusun Subsidi di Meikarta Tahun Ini

Nasional
13 hari lalu

Maruarar Siap Bangun Rusun MBR di Meikarta: Sudah Lapor Presiden

Nasional
16 hari lalu

Sambangi KPK, Maruarar Bahas Penggunaan Lahan Meikarta jadi Rusun Bersubsidi 

Buletin
8 bulan lalu

Penampakan Contoh Rumah Subsidi Mini Harga Rp100 Juta, Warga Kritisi Keterbatasan Ruang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal