KPK Evaluasi 366 Kasus Tahap Penyelidikan

Riezky Maulana
Ilustrasi, Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta Selatan. (Foto: iNews.id/Rizki Maulana)

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 366 kasus di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam proses penyelidikan. Kasus tersebut sedang dievaluasi untuk diputuskan layak atau tidak untuk ditingkatkan ke penyidikan.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, kasus yang dinilai kurang alat bukti akan dihentikan. Keputusan tersebut diperlukan untuk memberikan kepastian hukum.

"Minta dilakukan evaluasi dan tidak menutup kemungkinan ada surat penyelidikan yang akan kita hentikan lagi," ujar Alexander di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (22/2/2020) malam.

Sebelumnya KPK menghentikan 36 penyelidikan kasus korupsi. Kasus tersebut merupakan hasil penyadapan yang dinilai kurang didukung alat bukti.

Kasus tersebut sudah lama dan belum ada perkembangan. Misalnya, ada surat perintah penyelidikan (sprinlidik) yang ditandatangani saat kepemimpinan Abraham Samad. Ada juga sprinlidik yang ditandatangani era Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas.

"Ada percakapan, dari percakapan itu tidak ada buktinya, ya sudah, ada yang kita sadap sampai 6 bulan bahkan 1 tahun, blank enggak ada apa-apanya. Mau kita teruskan juga enggak mungkin juga," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
21 menit lalu

KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun sebagai Saksi Kasus Pemerasan Dana CSR Maidi

Nasional
54 menit lalu

11 Kepala Daerah Kena OTT KPK, Wamendagri: Ini Alarm Keras

Nasional
3 jam lalu

Wamensos Targetkan Hasil Investigasi Pengadaan Sekolah Rakyat Rampung Pekan Depan

Nasional
2 hari lalu

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK, Kasus Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal