KPK: Guru Terima Hadiah saat Kenaikan Kelas Bentuk Gratifikasi, Bukan Rezeki

Jonathan Simanjuntak
Ilustrasi KPK. (Foto: Sindo)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti fenomena guru yang menerima hadiah dari wali murid saat kenaikan kelas. Fenomena itu terpotret dalam Survei Penilaian Integritas Pendidikan tahun 2024.

Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana mengingatkan tindakan tersebut merupakan gratifikasi. Dia mengingatkan para guru bahwa gratifikasi bukanlah bagian dari rezeki.

"Bagaimana menyosialisasikan gratifikasi itu, itu bukan rezeki. Harus dibedakan mana rezeki, mana gratifikasi. Jadi selalu kita gembar-gemborkan kepada mereka, disosialisasikan, dikampanyekan oleh kita dalam bentuk formal maupun non-formal," kata Wawan di Jakarta, Jumat (2/5/2025).

Dia mengatakan sosialisasi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan nilai integritas di dunia pendidikan. Sebab, nilai integritas bukan hanya diukur berdasarkan perilaku murid.

"Nah itu adalah upaya kita semua bagaimana mewujudkan pendidikan yang berintegritas, termasuk ekosistemnya. Ada gurunya, kepala sekolahnya, pengawasnya dan lain-lain, berintegritas juga," jelasnya

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
21 jam lalu

PT Riau Perberat Vonis Gubernur Nonaktif Abdul Wahid Jadi 4 Tahun Penjara, KPK Masih Pikir-Pikir

23 jam lalu

KPK Ingatkan Pejabat Baru Segera Lapor LHKPN, Data Harus Benar dan Lengkap

4 hari lalu

Silmy Karim Diduga Rutin Beri Uang ke Dosen UB saat Bimbingan S3, Duit Hasil Pemerasan

4 hari lalu

KPK Limpahkan Berkas Perkara Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs, Segera Disidang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal