KPK Pernah Ingatkan Pemerintah Jangan Langsung Beli Vaksin Covid-19 Dalam Jumlah Besar

Arie Dwi Satrio
Ketua KPK, Firli Bahuri. (Foto: Tangkapan Layar Youtube KPK).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memantau penanganan wabah virus corona (Covid-19). Pemantauan untuk meminimalisasi risiko korupsi dalam penanganan Covid-19 maupun pemulihan ekonomi nasional.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengatakan, dari sejumlah kajian cepat yang dilakukan, ada sejumlah rekomendasi ke pemerintah untuk mencegah kerugian keuangan negara atau risiko korupsi. Salah satunya rekomendasi agar pembelian vaksin Covid-19 tidak dalam jumlah besar.

"Dalam pengadaan vaksin, rekomendasi KPK agar pembelian tidak langsung dalam jumlah besar, menunggu selesai hasil uji klinis tahap 3," ujar Alexander dalam konpers pers tentang kinerja KPK 2020 di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (30/12/2020).

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Buletin
6 hari lalu

Tangkap Pegawai Bea Cukai, KPK Langsung Tetapkan Tersangka Kasus Suap Impor Barang

Internasional
8 hari lalu

15 Negara Bagian AS Gugat Trump gara-gara Vaksin Anak Dipangkas

Nasional
9 hari lalu

Tokoh NU Yakini Kasus Kuota Haji Gus Yaqut Bermuatan Politik

Health
11 hari lalu

Belum Ada Vaksin Virus Nipah, Ini Cara Mencegah Penyakitnya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal