KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Saksi terkait Dugaan Investasi Fiktif PT Taspen

Nur Khabibi
KPK segera menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dalam kasus dugaan investasi fiktif PT Taspen. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyidik kasus dugaan investasi fiktif di PT Taspen (Persero). Sejumlah saksi akan dipanggil untuk diperiksa.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri menyatakan penyidik akan segera memanggil pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Hanya saja, kata dia, penyidik akan fokus memeriksa saksi terlebih dulu untuk memperkuat bukti. 

"Pemanggilan pihak yang ditetapkan tersangka pasti akan dilakukan," kata Ali kepada wartawan, Selasa (12/3/2024). 

"Namun sejauh ini, belum dalam waktu dekat ini karena tentu pemeriksaan saksi-saksi yang akan jadi prioritas lebih dahulu dalam rangka melengkapi alat bukti," ujar dia. 

Perkara tersebut diduga menjerat Dirut PT Taspen nonaktif Antonius Nicholas Stephanus (ANS) Kosasih. Kosasih menjadi salah satu pihak yang dicegah bepergian ke luar negeri. Bahkan, dia dikabarkan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam menjalankan investasi bodong itu, PT Taspen diduga bekerja sama dengan salah satu perusahaan. KPK pun menaksir kasus tersebut merugikan keuangan negara mencapai ratusan miliar. 

Selain ANS Kosasih, pihak yang dicegah bepergian ke luar negeri adalah Dirut PT Insight Investments Management Ekiawan Heri Primaryanto.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

Geledah Kantor Bupati Cilacap, KPK Sita Ponsel Berisi Pesan Pengumpulan Uang Pemerasan THR

Bisnis
23 jam lalu

Jelang Idulfitri 1447 H, TASPEN Tegaskan Komitmen Anti Gratifikasi 

Nasional
23 jam lalu

KPK Sita Uang Rp1 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Rejang Lebong terkait Suap Proyek

Nasional
1 hari lalu

KPK Buka Peluang Jerat Tersangka dari Pihak Swasta dalam Kasus Kuota Haji 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal