KPK Ungkap 155 Bos BUMN Belum Lapor Harta Kekayaan

Arie Dwi Satrio
KPK mengungkap sebanyak 155 bos BUMN setingkat direktur dan komisaris belum menyetorkan LHKPN. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap 155 petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) belum menyetorkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Seratusan bos BUMN itu setingkat direktur dan komisaris.

"Masih ada 155 direktur dan komisaris di BUMN yang belum lapor, 155," kata Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan, di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (24/7/2023).

KPK pun mengingatkan kepada ratusan petinggi BUMN tersebut untuk segera melaporkan harta kekayaan sebelum lengser dari jabatannya. Meskipun, diakui Pahala, tingkat kepatuhan pelaporan harta kekayaan para pejabat BUMN sudah mencapai 99,5 persen.

"Walaupun kepatuhan BUMN itu udah 99,5 persen, tapi masih ada 155 orang lagi yang belum lapor," ucap Pahala.

Berdasarkan data yang dibeberkan KPK, terdapat enam BUMN dengan tingkat kepatuhan LHKPN-nya masih di bawah 60 persen. Enam BUMN tersebut yakni PT Pengembangan Pariwisata Indonesia, PT DOK dan Perkapalan Surabaya.

Kemudian, PT Boma Bisma Indra, PT Dirgantara Indonesia, PT Aviasi Pariwisata Indonesia, dan PT Indah Karya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
16 menit lalu

Penampakan Ketua PN Depok Pakai Rompi Oranye usai Jadi Tersangka KPK, Tangan Diborgol

Nasional
1 jam lalu

KY Sesalkan Ketua-Wakil Ketua PN Depok Kena OTT KPK: Negara Sudah Beri Kesejahteraan

Nasional
9 jam lalu

Kabur saat OTT, Bos PT Bluray Akhirnya Menyerahkan Diri ke KPK

Nasional
10 jam lalu

Ketua dan Wakil PN Depok Kena OTT KPK, KY: Bukan Masalah Kesejahteraan, tapi Integritas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal