KPU Tetapkan 8 Panelis Debat Kedua, dari Rektor hingga Pakar Energi

Felldy Aslya Utama
Komisioner KPU Wahyu Setiawan. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan delapan panelis yang akan membuat daftar pertanyaan untuk debat kedua Pilpres 2019. Mereka berasal dari kalangan akademisi dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan, penentuan panelis sesuai pembahasan rapat sebelumnya bersama masing-masing tim sukses pasangan calon. Rapat akhirnya menyepakati nama-nama yang akan dijadikan panelis.

"Akademisi 6 orang, yakni 2 rektor dari ITS dan IPB dan 4 orang akademisi dari Unair, UGM, ITB, Undip. Empat akademisi yang bukan rektor ini menjadi panelis atas keahlian bidang masing-masing," kata Wahyu di kantor KPU, Jakarta Pusat, Kamis (31/1/2019).

Selain mereka, dua orang panelis lain dari LSM, yakni Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dan Konsorsium Pengembangan Agraria.

Debat kedua capres dijadwalkan pada Minggu (17/1/2019) di Hotel Sultan, Jakarta. Debat akan menampilkan capres nomor urut 01 Joko Widodo dan nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Debat yang mengangkat tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup ini akan dipandu moderator Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki serta disiarkan langsung RCTI, MNCTV, GTV dan iNews TV.

Berikut 8 panelis debat kedua capres:
1. Rektor Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya Joni Hermana.
2. Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria.
3. Ahli pertambangan ITB Irwandy Arif.
4. Pakar energi UGM Ahmad Agustiawan.
5. Pakar lingkungan Undip Sudharto P Hadi.
6. Pakar hukum lingkungan Unair Suparto Wijoyo.
7.Direktur Eksekutif Nasional Walhi Nur Hidayati.
8. Sekjen Konsorsium Pengembangan Agraria (KPA) Dewi Kartika

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
8 jam lalu

KPU Tetapkan 7 November 1953 Jadi Hari Lahir, Klaim Sudah Dibahas Bersama Pakar Sejarah

12 jam lalu

KPU DKI Jakarta Apresiasi Akademi Partai Perindo, Turut Edukasi Kader soal Verifikasi Parpol

14 jam lalu

MA Nyatakan Suket Ijazah Gibran Tak Sah, Ini Reaksi Ketua KPU

4 hari lalu

31 Warga Diajak Rancang Sistem Pemilu Lewat Majelis Publik, Rekomendasi Diteruskan ke DPR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal