KPU Ubah Format Debat Cawapres, Pengamat: Terlalu Gamblang Berpihak ke Salah Satu Calon

Yohannes Tobing
Pakar Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio soal KPU ubah format debat cawapres. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengubah format debat Pilpres 2024. Bila pada Pilpres 2019 ada debat khusus cawapres, pada Pilpres 2024 debat cawapres akan didampingi capres pasangannya. 

Perubahan format debat yang dilakukan KPU ini membuat publik geram. Sebab dinilai sebagai keberpihakan ke salah satu pasangan calon. 

Pakar Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan, upaya yang dilakukan KPU membuat rakyat tidak suka. Perubahan sistem atau format tersebut, membuat KPU siap untuk dimusuhi masyarakat. 

"Pertanyaan besarnya menurut saya adalah, kenapa kemudian KPU menyediakan dirinya untuk dicaci oleh rakyat, dicaci oleh para pemilik suara. Kan itu pertanyaan besarnya, apakah memang Pemilu 2024 itu disiapkan untuk Gibran versus everybody," Kata pria yang disapa Hensat ini, Sabtu (2/12/2023). 

Analisis Politik Survei KedaiKOPI ini menuturkan, jika memang konsep ini diubah KPU, dengan demikian menurutnya lembaga penyelenggara kompetensi ini membuat serangkaian yang tidak wajar dalam proses demokrasi

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
7 hari lalu

Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar Orang, Transisi Pemerintahan Tetap Damai

20 hari lalu

Ajak Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Cerminkan Semangat Demokrasi

28 hari lalu

Qodari soal Diskusi di UGM Kisruh: Demokrasi Bisa Terjadi Kalau Ada Dialog

29 hari lalu

KPU Kaji E-Voting Pemilu 2029, DPR Ingatkan Perlindungan Data Pribadi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal