KPU Ubah Format Debat Cawapres, Pengamat: Terlalu Gamblang Berpihak ke Salah Satu Calon

Yohannes Tobing
Pakar Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio soal KPU ubah format debat cawapres. (Foto: Ist)

"Saya terus terang, walaupun masih menyisahkan kepercayaan kepada KPU, tapi ini terlalu gamblang dan kasat mata dipersepsikan berpihak kepada salah satu peserta," ucapnya lagi. 

Hensat menuturkan, jika seperti ini, pemilu kecil kemungkinan akan menghasilkan ataupun mendapatkan sosok pemimpin yang memang bisa membawa Indonesia lebih baik ataupun yang diinginkan oleh masyarakat keseluruhan. 

"Karena semuanya hanya skenario belaka, memanfaatkan kekuasaan untuk melanjutkan program-program penguasa sebelumnya. Saatnya rakyat mendiskualifikasi dan menyediakan pikirannya hanya untuk dua pasangan calon," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
Nasional
18 hari lalu

KPU RI Ungkap Salinan Ijazah Jokowi Pernah Ditayangkan ke Publik saat Pilpres

Nasional
18 hari lalu

Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong DPR Percepat Revisi UU Pemilu demi Perkuat Demokrasi

Nasional
18 hari lalu

KIP Gelar Sidang Sengketa Informasi Ijazah Jokowi, Periksa KPU dan Polda

Nasional
26 hari lalu

Respons KPU soal KIP Kabulkan Gugatan Bonatua terkait Sengketa Ijazah Jokowi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal