"Sekarang kami dalam tahap persiapan uji coba, rel, persinyalan untuk memastikan bahwa stasiun ini sudah bisa kembali melayani KRL, terutama keselamatan yang paling penting, saya sampaikan kepada KAI dalam pembukaan stasiun ini," kata dia.
Sebelumnya, PT KAI menutup sementara sebagian layanan commuter line menuju stasiun akhir Cikarang. KRL sementara waktu hanya beroperasi sampai stasiun Bekasi selama proses evakuasi kecelakaan kereta.
Diketahui, kecelakaan kereta KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin (27/4/2026) malam. Berdasarkan data terkini, tercatat 15 orang tewas dan 91 lainnya luka-luka akibat kecelakaan tersebut.
Insiden bermula saat taksi Green SM terhenti di tengah pelintasan sebidang Jalur Pelintasan Langsung (JPL) 85 kawasan Bulakkapal. Rangkaian KRL relasi Bekasi-Cikarang pun menabrak taksi tersebut.
Petugas lalu memberhentikan rangkaian KRL lain dengan kode Perjalanan Luar Biasa (PLB) 5568 arah Cikarang di peron Stasiun Bekasi Timur.
Akan tetapi, KA Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta-Surabaya tidak sempat berhenti dan menabrak KRL tersebut.