Kronologi Pembubaran Tawuran sebelum Afif Maulana Ditemukan Tewas di Jembatan Kuranji

Annastasya Rizqa
Penasihat Kapolri Irjen (Purn) Aryanto Sutadi mengungkapkan kronologi pembubaran tawuran sebelum Afif Maulana ditemukan tewas, seperti apa? (Foto: Official iNews/YouTube)

JAKARTA, iNews.id - Penasihat Kapolri, Irjen (Purn) Aryanto Sutadi, mengungkapkan kronologi pembubaran tawuran di Jembatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), sebelum Afif Maulana (13) ditemukan tewas. Kronologi itu terungkap berdasarkan keterangan saksi.

Dia menjelaskan, semula Polsek Kuranji membubarkan tawuran dengan meminta back up dari 30 personel Polda Sumbar. Mereka lalu mengejar rombongan remaja yang hendak tawuran.

"Yang paling belakang adalah sepeda motor dinaiki Adit (Aditya, teman Afif) dan Afif. Oleh polisi yang mengejar ditendang kakinya, jatuh, dua-duanya terguling-guling," kata Ariyanto dalam program INTERUPSI iNews, Kamis (4/7/2024).

Menurut dia, usai terjatuh Afif sempat mengajak Adit untuk melompat ke sungai untuk menghindari kejaran polisi. Namun Adit menolak dan melarang Afif melompat.

"Setelah itu datang tim penyapu (polisi), ketika terguling-guling itu Afif lari ke jembatan, ngomong ke Adit, 'Bang kita lompat aja', dicegah oleh Adit. Ini keterangan saksi yang ada, ini saksi," ujar dia.

Dia mengatakan Adit sempat mencari HP-nya yang terjatuh. Adit lantas tertangkap oleh polisi yang mengejar.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ustadz Abdul Kaafi Apresiasi Cahaya Hati Indonesia, Beri Edukasi Sesuai Kondisi Masyarakat

2 hari lalu

Jemaah di Masjid Baitul Mu'minin Antusias Ikuti Cahaya Hati Indonesia iNews TV

2 hari lalu

Habib Muhammad Syahab Apresiasi Konsistensi iNews TV Hadirkan Program Dakwah Cahaya Hati Indonesia

3 hari lalu

Greenpeace Sebut Karhutla Indonesia Capai 1,9 Juta Hektare, Data Pemerintah 202.010 Hektare

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal