KSAD Dudung 2 Kali Absen Rapat TNI dan Komisi I DPR, Ini Penjelasannya

irfan Maulana
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman (foto: MPI)

Menurut Dudung, dia merasa tak enak apabila tak memenuhi undangan negara tersebut. Sebab kata dia, Jepang dan Korea Selatan merupakan negara yang tertib.

"Nah sedangkan mereka itu tertibnya itu, apabila kita sudah ada jawaban kita akan ke sana, ditentukan tanggalnya, kemudian mereka langsung mengajukan anggaran ke Kementerian Pertahanan sehingga anggaran itu turun dari Kementerian atau negara," ucapnya.

"Kedua lagi ada kegiatan-kegiatan waktu di sini. Nah ketiganya mereka sangat memohon sekali untuk datang karena mengembalikan anggaran dua kali ke pemerintah. Kan itu tidak bagus bagi mereka. Nah itu dianggarkan di semester I bagi mereka. Akhirnya saya datang ke sana," ucapnya.

Menurutnya, kedua negara tersebut telah menggelontorkan dana untuk kedatangannya. Apabila dibatalkan, dia merasa tidak enak.

"Nah ini yang dipahami oleh kita. Beda kalau di Indonesia, fleksbilitasnya tinggi. Misal ada KSAD kunjungan, oke silakan mumpung kita kosong. Nah karena kita punya anggaran untuk itu. Tapi kalau mereka tidak. Anggarannya harus dipahami juga oleh DPR, hal-hal seperti ini, karena berbeda," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Komisi I DPR bakal Tentukan 7 Anggota KIP 2026-2030 Besok

57 tahun lalu

Shin Tae-yong Turun Gunung, Timnas 7 Football Indonesia Ditargetkan Juara Intercontinental Cup 2026

57 tahun lalu

Jenguk Korban Penyekapan di Bandung, KSP Dudung Minta Pelaku Dihukum Maksimal

57 tahun lalu

Anggota DPR Bangga TNI Ikut Urus Pertanian: Ini Bukan Dwifungsi Era Orde Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal