KSAD Dudung 2 Kali Absen Rapat TNI dan Komisi I DPR, Ini Penjelasannya

irfan Maulana
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman (foto: MPI)

Menurut Dudung, dia merasa tak enak apabila tak memenuhi undangan negara tersebut. Sebab kata dia, Jepang dan Korea Selatan merupakan negara yang tertib.

"Nah sedangkan mereka itu tertibnya itu, apabila kita sudah ada jawaban kita akan ke sana, ditentukan tanggalnya, kemudian mereka langsung mengajukan anggaran ke Kementerian Pertahanan sehingga anggaran itu turun dari Kementerian atau negara," ucapnya.

"Kedua lagi ada kegiatan-kegiatan waktu di sini. Nah ketiganya mereka sangat memohon sekali untuk datang karena mengembalikan anggaran dua kali ke pemerintah. Kan itu tidak bagus bagi mereka. Nah itu dianggarkan di semester I bagi mereka. Akhirnya saya datang ke sana," ucapnya.

Menurutnya, kedua negara tersebut telah menggelontorkan dana untuk kedatangannya. Apabila dibatalkan, dia merasa tidak enak.

"Nah ini yang dipahami oleh kita. Beda kalau di Indonesia, fleksbilitasnya tinggi. Misal ada KSAD kunjungan, oke silakan mumpung kita kosong. Nah karena kita punya anggaran untuk itu. Tapi kalau mereka tidak. Anggarannya harus dipahami juga oleh DPR, hal-hal seperti ini, karena berbeda," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
20 jam lalu

TNI Kerahkan Para Prajurit hingga Pesawat Hercules, Bantu Korban Gempa M7,7 NTT

3 hari lalu

Prabowo Bangga TNI-Polri Bangun 3.395 Jembatan hingga 3.000 Sumber Air Bersih: Memberi untuk Rakyat

3 hari lalu

1 WNI Tewas Ditembak Rudal Houthi, DPR Desak Pemerintah Terbitkan Travel Warning

4 hari lalu

Penampakan Pasukan Berkuda hingga Formasi Helikopter pada Gladi Kotor Upacara HUT ke-81 RI di Monas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal