Dalam sesi tanya jawab, Maruli juga menanggapi pertanyaan mengenai enam Kodam baru dan pembentukan batalion teritorial pembangunan. Dia membantah penambahan struktur tersebut ditujukan untuk memperluas pengaruh militer di ranah sipil.
“Jadi sama sekali tidak ada hubungannya dengan pemerintahan daerah dalam segi yang lain, kecuali pemerintah daerah tersebut mau minta bantuan kepada kami,” kata Maruli.
Dia menjelaskan, keberadaan Kodam di setiap provinsi direncanakan untuk memperkuat pertahanan sekaligus mempermudah pelaksanaan operasi militer selain perang (OMSP), termasuk penanggulangan bencana.
Maruli berharap pertemuan dengan para pemimpin redaksi dapat memperkuat komunikasi antara TNI AD dan media. Dia juga meminta dukungan media terhadap berbagai program yang dijalankan TNI AD.
“Saya juga mohon dukungan pada dari rekan-rekan media semua,” ujarnya.