KSP Sebut Pengusiran Jemaah Bermasker di Masjid Bekasi Melawan Semangat Moderasi

Fahreza Rizky
Video tentang seorang pria diusir dari masjid gara-gara memakai masker viral di media sosial. Kejadian berlangsung di Bekasi. (Foto: Ist).

JAKARTA, iNews.id – Insiden pengusiran jemaah yang memakai masker di Masjid Al Amanah, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat, viral di media sosial. Peristiwa tersebut mendapat sorotan, salah satunya dari Kantor Staf Presiden (KSP).

Deputi IV KSP, Juri Ardiantoro mengatakan, peristiwa pengusiran jemaah yang memakai masker di Masjid Al Amanah Bekasi mencerminkan cara beragama yang berlawanan dengan semangat moderasi.

Juri berpendapat, moderasi beragama menjadi sangat penting karena kecenderungan pengamalan agama berlebihan akan memunculkan pembenaran secara sepihak.

“Ini merupakan cara beragama yang melawan semangat moderasi beragama. Padahal moderasi beragama merupakan penguatan dan upaya menjaga karakter moderat di dalam kehidupan masyarakat,” katanya dalam webinar KSP Mendengar: Moderasi Beragama dengan Momentum Bulan Suci Ramadan, Selasa (4/5/2021).

Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) ini menjelaskan, moderasi beragama sebagai salah satu agenda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024, menjadi isu yang selalu dihadapi dalam menjaga Indonesia sebagai negara yang plural dengan banyak agama di dalamnya. Agama harus bisa menjadi perekat bangsa.

Moderasi beragama sebagai karakter keagamaan juga ditegaskan Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Kantor Staf Presiden (KSP) Rumadi Ahmad. Dia menilai, moderasi beragama merupakan cara beragama yang tidak berlebihan, tidak ekstrem kanan atau ke kiri. Sehingga, hal tersebut menjadi karakter penting yang berkembang di Indonesia sebagai negara dengan mayoritas umat muslim.

Namun dikatakan dia, moderasi beragama bukan hanya ditunjukkan bagi umat muslim saja. “Semua agama, baik yang besar dan agama lokal yang tidak ditemukan di tempat lain, perlu mendapat perlindungan sebagai warga negara,” kata Rumadi.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Megapolitan
9 jam lalu

Catat! Ini Rute Transjakarta Jakarta-Bekasi, Alternatif saat KRL Gangguan

Nasional
2 hari lalu

KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Tabrakan di Bekasi, Sejumlah Penumpang Luka-luka

Megapolitan
2 hari lalu

Pria yang Disiram Air Keras di Bekasi Meninggal Dunia, Sempat Jalani Operasi

Nasional
7 hari lalu

Kemenag Buka Suara soal Heboh Isu Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal