Untuk mengantisipasi dampak kesehatan akibat karhutla, pemerintah pusat dan daerah menyiagakan 1.691 puskesmas di wilayah terdampak. Selain itu, tersedia 360 rumah sakit rujukan dan 87 laboratorium kesehatan masyarakat (labkesmas) untuk mendukung penanganan warga.
Pemerintah daerah juga telah menyiapkan 491 rumah oksigen. Kemenkes turut memantau kesiapan tenaga kesehatan, termasuk 18.547 dokter umum dan sejumlah dokter spesialis.
Masyarakat yang membutuhkan pertolongan darurat dapat mengakses layanan Public Safety Center (PSC) 119.