Kualitas Udara Memburuk akibat Karhutla, ISPU Sejumlah Daerah Masuk Kategori Berbahaya

Muhammad Sukardi
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mulai memukul perekonomian warga. (Foto: iNews).

Masyarakat dapat memantau kualitas udara melalui ISPUnet yang telah terintegrasi dengan aplikasi SATUSEHAT. Informasi tersebut dapat menjadi acuan untuk menyesuaikan kegiatan di luar ruangan dengan kondisi pencemaran udara.

Ratusan Ribu Kasus ISPA Tercatat

Di tengah pencemaran udara akibat karhutla, Kemenkes mencatat 333.470 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di wilayah terdampak sejak 18 Agustus hingga 21 Oktober 2026.

Berdasarkan data per 21 Oktober 2026, sebanyak 75.172 kasus terjadi pada anak usia 0–5 tahun atau balita, sedangkan 258.298 kasus lainnya menimpa warga berusia di atas lima tahun. Kasus tersebut tersebar di 68 kabupaten/kota di tujuh provinsi terdampak karhutla.

Asap karhutla mengandung PM2.5 yang dapat masuk jauh ke saluran pernapasan. Paparan polutan juga dapat memicu iritasi mata, memperburuk asma dan penyakit paru, serta meningkatkan risiko gangguan jantung dan pembuluh darah, terutama pada orang dengan kondisi kesehatan tertentu.

Karena itu, masyarakat diminta tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan. Warga yang mengalami sesak napas atau batuk yang semakin memburuk disarankan segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
10 jam lalu

75.172 Balita Kena ISPA akibat Karhutla, Ini Imbauan Kemenkes

11 jam lalu

Update! 333.470 Kasus ISPA akibat Karhutla, 75.172 Menyerang Balita

13 jam lalu

Karhutla Disebut Terorisme Ekologis, Ahmad Alimuddin Desak Polri Tangkap Pemilik Perusahaan

13 jam lalu

Pemprov Kalteng Siapkan 3.000 Lowongan Kerja untuk Pulihkan Ekonomi Warga Terdampak Karhutla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal