"Satbravo 90 memiliki kemampuan dalam penanggulangan aksi terorisme, dari pengalaman maupun perintah dari undang-undang. Semua pasukan elit yang dimiliki oleh TNI dapat dilibatkan dengan baik, Satbravo 90 dapat berperan aktif dalam penanggulangan terorisme. Terorisme adalah kejahatan yang luar biasa, extraordinary crime," kata Mahfud.
Untuk diketahui, Satbravo 90 merupakan bagian dari Korp Paskhas TNI AU diresmikan pada 19 Oktober 1990, adalah satuan khusus yang mampu berperan untuk melakukan operasi-operasi khusus inkonvensional matra udara, sesuai dengan perkembangan ancaman dan perkembangan Iptek.
Satbravo 90 telah banyak terlibat dalam penugasan penting diantaranya; Tahun 1999 ditugasi mengendalikan Bandara Komoro dalam satgas ITFET (Indonesian Task Force in East Timor) dan merupakan pasukan terakhir yang meninggalkan Timor Leste. Pada Agustus 2021 lalu, Satbravo 90 melaksanakan evakuasi WNI dan staf Kedubes Afganistan.
Hadir Menko Polhukam Mahfud MD, Sesmenko Polhukam, Deputi IV/Bidang Koordinasi Pertahanan Negara, Deputi VII/Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi dan Aparatur, dan Staf Khusus Menko Polhukam Bidang Komunikasi.