Sementara itu, emas masih menjadi komoditas dengan kontribusi terbesar terhadap penjualan ANTM. Pada semester I-2026, emas menyumbang 80 persen dari total penjualan bersih perseroan.
Penjualan emas tercatat Rp50,39 triliun, naik tipis 1 persen YoY dari Rp49,68 triliun pada semester I-2025.
Volume penjualan emas mencapai 18.080 kilogram atau setara 581.286 troy ounce.
Sementara itu, produksi emas dari tambang milik ANTM selama paruh pertama 2026 mencapai 433 kilogram atau 13.921 troy ounce.