LaNyalla : Mahasiswa Sekarang Melempem, Tak Kritis Persoalan Bangsa

Felldy Aslya Utama
Ketua DPD LaNyalla Mahmud Mattalitti bertemu Keluarga Besar BEM PTMI. (Foto dok DPD RI).

"Perubahan-perubahan besar bangsa itu selalu diawali oleh daya kritis mahasiswa. Lewat demo-demo dan lain-lain. Tapi sekarang apa yang terjadi? Tidak ada action lagi dari mahasiswa. Padahal kondisi bangsa ini sedang tidak baik-baik saja," ujarnya.

Salah satu persoalan bangsa yang harus dikritisi mahasiswa, lanjut LaNyalla adalah Presidential Threshold 20 persen. Dimana PT 20 persen adalah akal-akalan dari partai politik.

"Kedaulatan negara itu berada di tangan rakyat, bukan partai politik. Sekarang ini kan kekuatan parpol sangat besar. Mereka yang menentukan penentu wajah dan arah perjalanan bangsa. Kondisi ini yang harus ditentang oleh mahasiswa," katanya.

Koordinator Presidium Nasional BEM PTMI, Nadief RH menjelaskan pihaknya akan berusaha mengkonsolidasi kekuatan lagi untuk atur strategi dalam mengkritisi kondisi bangsa ini.

"BEM PTMI akan atur strategi dahulu untuk kemudian melakukan aksi," kata Nadief yang juga menjelaskan bahwa aliansi BEM PTMI terdiri dari 170 perguruan tinggi Muhammadiyah.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
5 hari lalu

Ahmad Alimuddin Ingatkan Mahasiswa soal Pentingnya Data Sebelum Berkomentar di Media Sosial

5 hari lalu

Satu Dekade IDDC, MNC University Perkuat Kolaborasi Pengembangan Desain dan SDM Kreatif

7 hari lalu

MNC University Gelar Seminar Smart Tax for Digital Workers, Bekali Mahasiswa dan Camaba tentang Pajak Era Digital

8 hari lalu

Gugat UU IKN ke MK, 3 Mahasiswa Minta Pelantikan Prabowo-Gibran Diulang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal