Laporan Soal Hoaks Megawati Meninggal Dunia, Polisi Akan Minta Keterangan Politikus PDIP

Irfan Ma'ruf
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. (Foto: Antara).

Dia menuturkan, ada dua akun media sosial yang dilaporkan, yakni akun Youtube Mahakarya Cendana dan akun Tiktok Jatim070881. 

Dalam laporan, kata dia disebutkan pemilik akun Tiktok Jatim070881 membuat rekaman video lama yang diedit dikaitkan dengan hoaks meninggalnya Megawati Soekarnoputri. 

"Laporan sudah terima di Krimsus Polda Metro Jaya nanti kami akan teliti untuk kami rencanakan undang klarifikasi pelapor dengan bawa bukti-bukti yang ada," ucapnya.

Dia tidak mengungkapkan, kapan waktu pemanggilan pelapor. Dia hanya menyebutkan dalam waktu dekat. "Secepatnya kami akan laksanakan karena baru kemarin sore," katanya. 

Sebelumnya, Henry menyebut video tersebut sengaja direkayasa yang seolah-olah dia membenarkan isu wafatnya Megawati. Rekaman video itu terdapat ucapan bela sungkawa yang memuat gambar wajahnya diedit. 

"Padahal gambar dan suara saya itu adalah rekaman gambar dan suara saya pada tahun 2019 saat wafatnya Bapak Nazarudin Kiemas yakni politisi Senior PDI Perjuangan adik kandung almarhum bapak Taufiq Kiemas," ucapnya. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Polisi Minta Masyarakat Tak Sebarkan Foto Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Hasil AI

Megapolitan
2 hari lalu

Polda Metro Kerahkan 6.812 Personel Amankan Mudik Lebaran, Jaga Terminal hingga SPBU

Megapolitan
3 hari lalu

Polri Gelar Pangan Murah dan Bakti Kesehatan Serentak, 3.000 Ojol hingga Buruh Terima Manfaat

Nasional
3 hari lalu

Jokowi Serahkan soal Restorative Justice Rismon Sianipar ke Polisi dan Kuasa Hukum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal