Latar Belakang Agresi Militer Belanda 1, Mari Telusuri Sejarahnya!

Wikku D Nugroho
Latar Belakang Agresi Militer Belanda 1. (Foto: Wikimedia)

JAKARTA, iNews.id - Latar belakang Agresi Militer Belanda 1 menjadi salah satu peristiwa bersejarah pasca Kemerdekaan Republik Indonesia. Serangan yang dilancarkan Belanda itu terjadi pada 21 Juli-5 Agustus 1947. 

Meski Indonesia resmi menyatakan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, rupanya Belanda kembali ingin menjajah Negara Kepulauan tersebut. Agresi Militer Belanda 1 menjadi bukti bahwa Belanda telah melanggar hasil Perjanjian Linggarjati. 

Berikut ini ulasan lengkap mengenai latar belakang Agresi Militer Belanda 1.

Latar Belakang Agresi Militer Belanda 1 

Disadur dari buku Sejarah Indonesia Modern (2005) karya M.C Ricklefs, Kamis (17/8/2023) dibuatnya Perjanjian Linggarjati rupanya belum dapat menyudahi konflik yang terjadi antara Belanda dan Indonesia. 

Belanda pada akhirnya melanggar hasil perjanjian yang ditandatangani pada 25 Maret 1947. Adapun isi dari Perjanjian Linggarjati adalah (1) Belanda mengakui Jawa dan Madura sebagai wilayah RI secara de facto; (2) Belanda meninggalkan wilayah RI paling lambat 1 Januari 1949; (3) Belanda dan Indonesia sepakat membentuk negara RIS (Republik Indonesia Serikat); (4) RIS menjadi negara persemakmuran di bawah naungan negeri Belanda.

Belanda berpendapat jika Indonesia masih berada di bawah naungan Kerajaan Belanda berdasarkan isi pidato Ratu Wilhelmina pada 7 Desember 1942. 

Editor : Johnny Johan Sompotan
Artikel Terkait
4 hari lalu

Sosok Kombes Jerrold Kumontoy, Komandan Upacara Penurunan Bendera HUT RI di Istana

4 hari lalu

Dubes Mesir Bangga Negaranya yang Pertama Akui Kemerdekaan Indonesia

4 hari lalu

Siap-Siap! Perayaan HUT RI di Jakarta Berlanjut Malam Ini, Karnaval Kendaraan Hias hingga Pertunjukan Drone

4 hari lalu

Sosok Kolonel Priyo Handoyo, Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal