Latar Belakang Perang Teluk 3: Invasi Amerika Serikat di Irak

Inas Rifqia Lainufar
Latar belakang Perang Teluk 3 (Foto: History)

Lalu pada tanggal 1 Mei 2003, Presiden Bush mengumumkan berakhirnya operasi tempur besar. Anehnya, tidak ada senjata pemusnah massal yang ditemukan di Irak.

Kendati pasukan militer konvensional di Irak kalah, pemberontakan terus berlanjut hingga terjadi perang gerilya yang intens di Irak selama bertahun-tahun sejak kemenangan militer diumumkan, yang mengakibatkan ribuan koalisi  kematian militer, pemberontak dan warga sipil.

Setelah perburuan intensif, tentara Amerika Serikat menemukan Saddam Hussein bersembunyi di lubang sedalam enam hingga delapan kaki, sembilan mil di luar kampung halamannya di Tikrit. Dia tidak melawan dan tidak terluka selama penangkapan.  

Seorang tentara di tempat kejadian menggambarkan dia sebagai “seorang pria yang pasrah pada nasibnya.” Saddam Hussein lalu dinyatakan bersalah atas kejahatan terhadap kemanusiaan dan dijatuhi hukuman mati dengan cara digantung pada 30 Desember 2006 setelah banding ditolak.

Itulah latar belakang Perang Teluk 3. Semoga bermanfaat. 

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Kapal-Kapal Tanker Mulai Lintasi Selat Hormuz dengan Aman

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Terjun Bebas, Brent Sentuh 82,84 Dolar AS per Barel

57 tahun lalu

Trump Ancam Serang Iran Lagi jika Tolak Kesepakatan Nuklir

57 tahun lalu

Timnas Iran Tiba di AS setelah Kesepakatan Damai Diumumkan, Ketegangan Politik Belum Berakhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal