Lebih dari 10 Korban Patah Tulang Gempa NTT Sudah Dioperasi di RS Lapangan, Ini Datanya!

Mei Sada Sirait
Nakes di RS Lapangan di Ruteng untuk para korban gempa NTT. (Foto: Dokumen Kemenkes)

JAKARTA, iNews.id – Penanganan korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Salah satu kondisi yang cukup banyak ditemukan di lapangan adalah korban mengalami patah tulang atau fraktur.

Untuk menangani kondisi tersebut, Kemenkes telah mendirikan rumah sakit darurat atau rumah sakit lapangan di wilayah terdampak. Fasilitas tersebut bahkan dilengkapi dengan kamar operasi, sehingga korban dengan kondisi tertentu dapat langsung mendapatkan tindakan medis.

Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes RI, Lucia Rizka Andalusia, mengatakan kamar operasi di rumah sakit lapangan telah digunakan untuk menangani korban patah tulang. Menurut Lucia, sudah lebih dari 10 operasi fraktur dilakukan di rumah sakit tersebut.

"Kami bikin kamar operasi di rumah sakit darurat itu, sudah full dan sudah menjalankan operasi. Sudah lebih dari 10 operasi untuk fraktur," ujar Lucia saat ditemui di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Penanganan patah tulang menjadi salah satu kebutuhan medis yang cukup banyak muncul setelah gempa. Karena itu, keberadaan fasilitas operasi di lokasi terdampak dinilai penting untuk memastikan korban tidak harus menunggu terlalu lama untuk mendapatkan penanganan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
9 jam lalu

Update Korban Gempa NTT M7,7: 105 Orang Tewas dan 179.037 Warga Masih Mengungsi

10 jam lalu

Prabowo Ungkap Alasan Baru Kunjungi NTT usai Gempa M7,7

10 jam lalu

MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Disalurkan ke 4 Titik

11 jam lalu

Prabowo Langsung Gelar Rapat Penanganan Bencana Gempa saat Tiba di Nagekeo NTT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal