Tersangka mantan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial digiring masuk ke dalam mobil tahanan KPK. (Foto: Antara).
Raka Dwi Novianto

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Wali Kota Tanjung Balai M Syahrial, Senin (18/10/2021). Dia diperiksa terkait kasus dugaan suap penanganan perkara korupsi di Kabupaten Lampung Tengah.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, pemeriksaan terhadap M Syahrial untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. Dia menuturkan, pemeriksaan dilakukan di Rumah Tahanan (Rutan) Klas I medan.

"Hari ini pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi suap penanganan perkara tindak pidana korupsi yang ditangani KPK di Kabupaten Lampung Tengah, untuk tersangka AZ (Azis Syamsuddin)," ujar Ali Fikri di Jakarta, Senin (18/10/2021).

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Azis Syamsuddin sebagai tersangka. Azis Syamsuddin diduga memberi suap kepada mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan kuasa hukum Maskur Husain Rp3,1 miliar.

Pemberian uang dimaksudkan agar Robin dan Maskur dapat mengurus kasus yang melibatkan Azis dan Aliza Gunado sedang dilakukan penyelidikannya oleh KPK di Lampung Tengah.

Maskur diduga meminta uang muka terlebih dahulu sejumlah Rp300 juta kepada Azis Syamsuddin dan ditransfer Rp200 juta secara bertahap melalui rekening pribadinya.

Pada Agustus 2020, Robin juga diduga datang menemui Azis Syamsuddin di rumah dinasnya di Jakarta Selatan untuk kembali menerima uang secara bertahap, yaitu USD 100.000, SGD 17.600 dan SGD 140.500.

Uang itu kemudian ditukarkan oleh Robin dan Maskur ke money changer untuk menjadi mata uang rupiah dengan menggunakan identitas pihak lain. Terungkap bahwa Azis baru menyerahkan Rp 3,1 miliar kepada Robin dan Maskur dari total kesepakatan Rp4 miliar sebelumnya.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA TERKAIT