S&P Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi RI Sekitar 5 persen dari 2027 hingga 2029 Seskab dan Kadin Bahas Penguatan Sinergi Pemerintah-Dunia Usaha Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sebagai respons atas tekanan global dan anjloknya nilai tukar rupiah.
Pasar juga fokus terhadap ketidakpastian mengenai suksesi pimpinan bank sentral setelah Perry Warjito mengundurkan diri, tekanan fiskal daerah, dan hambatan ekspor mineral. Selain itu, pelaku pasar juga bersiap menyambut rilis data domestik penting pekan depan, termasuk data inflasi bulan Juli, data perdagangan bulan Mei, cadangan devisa dan PDB kuartal kedua serta Indek Kepercayaan Konsumen (IKK).
Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp18.110-Rp18.160 per dolar AS.