Lion Air JT 610 Jatuh, Wapres JK Minta Regulasi Penerbangan Diperketat

Antara
Wakil Presiden Jusuf Kalla (Foto: iNews/Dok)

Dia pun menceritakan pengalamannya memiliki pesawat pribadi. Menurut JK, hal yang paling penting adalah perawatan secara berkala sesuai dengan ketentuan penerbangan lembaga internasional.

“Pengalaman saya punya pesawat itu, terbang sudah berapa jam itu harus dicek atau berapa lama, enam bulan atau satu tahun harus dicek. Kalau tidak, ya tidak bisa terbang. Jadi sebenarnya regulasi itu cukup ketat,” tutur JK.

Wapres menyebut, sebenarnya moda transportasi udara relatif aman dibanding di darat dan laut, sehingga dia masih mempercayakan maskapai komersial untuk keperluan kunjungan kerja ke luar negeri.

“Kan banyak yang mengatakan keamanan pesawat terbang itu sangat aman, karena luas. Lebih banyak orang meninggal akibat kecelakaan di darat daripada di udara, dari segi persentase jumlah orang atau jumlah penerbangan,” ucap dia.

Menurut dia, Indonesia telah mengalami peningkatan pesat di bidang transportasi udara, dengan banyaknya jumlah penerbangan dan penumpang yang menggunakan jasa transportasi pesawat. Peningkatan itu, lanjut JK, tentu berpengaruh pada potensi kecelakaan pesawat yang saat ini lebih tinggi dibandingkan dengan 10 tahun lalu.

“Katakanlah 10 tahun yang lalu, berapa pesawat kita dibandingkan sekarang? Pasti jauh lebih tinggi. Oleh karena itu maka kejadian seperti ini tentu ada,” kata JK.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
23 hari lalu

Rumah Warga Rusak akibat Gempa NTT, JK Dorong Rekonstruksi Libatkan Masyarakat

1 bulan lalu

Peringatan Hari Damai Aceh Diwarnai Bendera Bulan Bintang, JK: Bukan Aksi Menentang Pemerintah Pusat

3 bulan lalu

Bareskrim Limpahkan Laporan terhadap Abu Janda-Grace Natalie terkait Ceramah JK ke Polda Metro

3 bulan lalu

Pertemuan Prabowo - Jusuf Kalla di Istana: Bahas Energi Hijau & Target Ekonomi 8%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal