Luhut Prediksi Perang AS-Israel dengan Iran Bisa Berlangsung Lama

Achmad Al Fiqri
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan (dok. iNews.id)

Luhut mengatakan, prinsip politik luar negeri bebas aktif harus terus menjadi pedoman yang paling relevan bagi Indonesia, di tengah tarik-menarik kepentingan kekuatan besar. Dia menegaskan, Indonesia tidak dalam posisi untuk memihak negara mana pun.

"Bermitra dan membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan negara-negara maju ataupun menghormati hubungan persahabatan dengan negara-negara berkembang dan juga negara muslim seperti Iran, adalah prinsip yang diamanatkan oleh para 'founding fathers' untuk kami jaga dan laksanakan," ucapnya.

Luhut mengingatkan, menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional bukanlah tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Dia juga meminta diplomasi Indonesia harus dijalankan secara luwes, proaktif, dan selalu berorientasi pada penguatan ketahanan domestik.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
14 jam lalu

Bengkak, Biaya Perang AS Lawan Iran Jadi Rp854 Triliun

18 jam lalu

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Serukan Perbaiki Hubungan dengan Negara Timur Tengah

1 hari lalu

Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei Desak AS Penuhi Tuntutan Iran untuk Akhiri Perang

1 hari lalu

Yusril dan Luhut Bertemu, Pastikan Tak Ada Niat Hapus Kerugian Negara dari Definisi Korupsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal