Mahfud MD Soroti Kasus Sengketa Lahan JK di Makassar: Modus Umum Mafia Tanah

Rizky Agustian
Mantan Menko Polhukam Mahfud MD. (Foto: Mahfud MD Official/YouTube)

JAKARTA, iNews.id - Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menyoroti kasus sengketa lahan seluas 16,4 hektare di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang menimpa Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla (JK). Dia menilai, JK menjadi korban modus umum mafia tanah.

"Saya ingin langsung aja apa yang terjadi, Pak JK ini adalah modus yang umum dilakukan oleh penggarong atau oleh mafia tanah," ujar Mahfud dalam video yang diunggah dalam channel YouTube Mahfud MD Official, dikutip Rabu (12/11/2025). 

Dia menjelaskan, modus yang dilakukan yakni mengklaim tanah milik orang lain atau negara dengan cara memalsukan sertifikat. 

"Sama kan dengan Pak JK? Dia punya tanah sudah beli. 35 tahun sudah beli. Dia punya sertifikat disuruh jaga ke orang. Lalu orang yang disuruh jaga ini disuruh jual. Iya kan? Padahal dia gak punya atas tanah itu. Lalu diketahui bahwa itu punya Pak JK, gak boleh dijual tapi sertifikatnya sudah keluar, dijual oleh orang ini," ujar Mahfud.

Menurut dia, pemalsuan sertifikat itu dilakukan lewat kerja sama dengan oknum Badan Pertanahan Nasional (BPN) maupun oknum aparat. Lalu, muncul pihak lain yang mengaku sebagai pemilik sah lahan itu dan menggugat ke pengadilan.

Mahfud menyebut, pihak yang mengaku pemilik sah tanah itu akan kalah ketika menggugat ke pengadilan. Pola seperti itu, kata dia, umum terjadi di berbagai kasus.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Organisasi Gereja PGLII Desak JK Klarifikasi Terbuka soal Mati Syahid, Dinilai Keliru Memahami Ajaran Kristen

Nasional
20 jam lalu

JK Buka Peluang Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

Nasional
2 hari lalu

Jubir JK soal Video Viral Pernyataan Mati Syahid: Terpotong dan Diberi Narasi Melenceng

Nasional
2 hari lalu

Duduk Perkara JK Dilaporkan ke Polda Metro gegara Pernyataan Mati Syahid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal