Mahfud MD: TGPF Berisi Orang-Orang Berintegritas, Tidak Mungkin Berbohong

Riezky Maulana
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD. (Foto: Kemenko Polhukam).

Mahfud menjelaskan TGPF menggunakan pendekatan persuasif dan kuktural dalam menjalankan tugas. Hal itu yang membuat keluarga korban bisa dibujuk oleh TGPF untuk bersedia memberikan sejumlah keterangan kepada tim. Menurutnya, keluarga pun menyetujui proses autopsi terhadap jenazah pendeta Yeremia Zanambani.

"Sekarang ini keluarga korban bisa ditemui dan beri kesaksian menjelaskan fakta-fakta bahkan sudah tanga tangani persetujuan dilakukan autopsi terhadap jenazah pendeta Yeremia," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah membentuk TGPF untuk mengungkap kasus pembunuhan di Kabupaten Intan Jaya, Papua oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB). Menko Polhukam, Mahfud MD bertindak sebagai penanggung jawab tim investigasi ini.

Pembentukan TGPF tertuang dalam Keputusan Menko Polhukam Nomor 83 Tahun 2020 tentang Tim Gabungan Pencari Fakta Peristiwa Kekerasan dan Penembakan di Kabupaten Intan Jaya. Surat keputusan ini ditetapkan pada Kamis (1/10/2020).

"TGPF Intan Jaya sebagaimana dimaksud dalam diktum kesatu mempunyai tugas mencari dan menemukan fakta terhadap peristiwa kekerasan dan penembakan yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya dengan didukung data dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan dalam rangka mencari informasi yang benar dan objektif untuk kemudian disampaikan kepada pemerintah dan masyarakat,” bunyi salinan surat keputusan tersebut dikutip Jumat (2/10/2020).

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
2 hari lalu

BNPT Sebut Aksi KKB Papua Bukan Tindak Pidana Terorisme, Ini Alasannya

21 hari lalu

10 Pekerja Jalan di Tolikara Diduga Ditembak KKB Rambo Botak, 5 Orang Tewas

1 bulan lalu

Biadab! KKB Bantai 3 Warga di Yahukimo, Koops Habema Buru Pelaku

1 bulan lalu

Mahfud MD Soroti Pengalihan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sebut Ada 3 Skenario Terburuk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal