"Karena kalau diganti kesannya tidak mendukung pemberantasan korupsi yang sedang ditangani getolnya oleh Kortas Tipikor Polri," ucap Boyamin.
Meski demikian, Boyamin menegaskan kewenangan untuk mengganti Kapolri sepenuhnya berada di tangan Presiden.
"Saya belum melihat tanda-tanda bahwa presiden mau mengganti Kapolri. Dan menurut saya saat ini justru tidak ada atau belum ada urgensi mengganti Kapolri. Karena apapun prestasi membongkar korupsi Febrie Adriansyah harus diapresiasi," tutupnya.