Mako Armada II dan Lanal Banyuwangi Jadi Posko Krisis Center Kapal Selam KRI Nanggala-402

Riezky Maulana
Kapuspen TNI Mayjen TNI Achmad Riad. (Foto Sindonews).

"Tidak dapat dilaksanakan prosedur kedaruratan (harusnya ada tombol darurat untuk menghembus supaya kapal bisa timbul ke permukaan) sehingga kapal jatuh pada kedalaman 600-700 meter," kata Julius dalam keterangannya, Kamis (22/4). 

Dia juga menduga adanya kemungkinan tangki BBM retak. Hal ini karena adanya tumpahan minyak di sekitar area tenggelam.

KRI Nanggala merupakan kapal selam buatan Jerman tahun 1977. Dimana masuk jajaran TNI Al tahun 1981. Julius mengatakan kondisi material dan personil siap dalam pelayaran tersebut.

Terdapat 53 awak di kapal selam tersebut yang terdiri atas 49 anak buah kapal (ABK), 1 komandan satuan 3 personel arsenal.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

Prabowo Bangga TNI-Polri Bangun 3.395 Jembatan hingga 3.000 Sumber Air Bersih: Memberi untuk Rakyat

3 hari lalu

Penampakan Pasukan Berkuda hingga Formasi Helikopter pada Gladi Kotor Upacara HUT ke-81 RI di Monas

4 hari lalu

Koalisi Sipil Dorong Kejelasan Peran TNI-Polri Jaga Keamanan Masyarakat

5 hari lalu

DPR Rapat Bareng Kapolri Hingga Panglima TNI, Bahas Kondisi Keamanan Dalam Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal