JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya fenomena hujan es di sejumlah wilayah di seperti Surabaya, Lampung, Bekasi dan lainnya. Fenomena ini terjadi dalam sepekan terakhir.
“Kejadian cuaca ekstrem berupa fenomena hujan es telah terjadi dalam sepekan ini di beberapa wilayah seperti Surabaya, Lampung, Bekasi, dan wilayah lainnya. Kejadian tersebut disertai juga dengan hujan intensitas lebat dalam durasi singkat yang disertai kilat/petir dan angin kencang,” tulis BMKG dalam keterangannya, Rabu (23/2/2022).
BMKG menjelaskan, hujan es merupakan salah satu fenomena cuaca ekstrem yang terjadi dalam skala lokal. Hujan es ditandai dengan adanya butiran es yang jatuh dari awan serta dapat terjadi dalam periode beberapa menit.
Fenomena hujan es dapat terjadi karena dipicu adanya pola di atmosfer dalam skala lokal-regional yang signifikan.
“Hujan es dapat terbentuk dari sistem awan Cumulonimbus (Cb) yang umumnya memiliki dimensi menjulang tinggi, yang menandakan bahwa adanya kondisi labilitas udara signifikan dalam sistem awan tersebut, sehingga dapat membentuk butiran es di awan dengan ukuran yang cukup besar,” terang BMKG.
Butiran es yang terbentuk di puncak awan Cb tersebut turun ke dasar awan hingga keluar dari awan dan menjadi fenomena hujan es.