Marak Fenomena Perceraian ASN gegara Mutasi 10 Tahun, DPR Buka Suara

Achmad Al Fiqri
Ilustrasi perceraian ASN marak terjadi usai kebijakan mutasi 10 tahun. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi 2 DPR RI, Fauzan Khalid menyoroti maraknya aparatur sipil negara (ASN) yang mengajukan izin cerai pada Kepala Daerah. Menurutnya, fenomena ini terjadi karena kebijakan mutasi setelah 10 tahun masa pengabdian.

Hal itu diungkapkan Fauzan saat Raker bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) saat ini Zudan Arif Fakrulloh, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (25/11/2025).

Mulanya, ia menyinggung maraknya permohonan cerai ASN ke Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

"Bu Gubernur Jatim itu merasa prihatin. Jadi di Jawa Timur itu, Ibu Gubernur Jatim menerima pengajuan cerai 10 sampai 15 per minggu," kata Fauzan dalam rapat.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa permohonan cerai itu terjadi karena kebijakan mutasi yang lama, di mana ASN harus 10 tahun mengabdi di daerah tersebut.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
11 jam lalu

DPR Desak BNPB Cegah Karhutla Sejak Dini, Bukan Hanya Padamkan Api

19 jam lalu

Anggota DPR Soroti Dampak Karhutla, Minta Pemerintah Pertimbangkan Status Bencana Nasional

1 hari lalu

DPR Nilai Penegakan HAM Era Prabowo Meningkat, Kritik Masih Punya Ruang

2 hari lalu

Anak Disabilitas Tewas Diduga Dibully, Anggota DPR Usul UU Anti-Bullying

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal