Marak Keluhan Kualitas STB saat Siaran TV Analog Disuntik Mati, DPR: Jangan Persulit Masyarakat

Tim MNC Portal
DPR mengingatkan Kemenkominfo dalam melaksanakan analog switch off (ASO) tidak mempersulit masyarakat. (Foto Istimewa).

JAKARTA, iNews.id – Banyaknya keluhan masyarakat mengenai distribusi dan kualitas set top box (STB) sebagai alat konversi siaran TV digital ke TV analog. Keluhan ini menjadi sorotan DPR

Anggota Komisi I DPR Nurul Arifin mengingatkan agar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dalam melaksanakan analog switch off (ASO) tidak mempersulit masyarakat. Komitmen Kemenkominfo terutama dalam mendistribusikan STB gratis dan berkualitas bagi keluarga kurang mampu sangat penting. Termasuk dalam hal peredaran berbagai merek STB di pasaran bagi masyarakat mampu. 

Pemerintah harus memastikan bahwa STB yang beredar telah tersertifikasi. Target pendistribusian enam juta unit STB mengacu pada data terpadu kesejahteraan sosial atau DTKS Kementerian Sosial. 

“Masyarakat harus mendapatkan haknya. Kalau enggak siap, jangan buru-buru dong, itu hanya bikin rakyat susah. Apalagi sekarang situasinya banyak krisis. Harus lihat di (masyarakat) bawah situasinya seperti apa. Ini yang kami sesalkan,” tegas Nurul di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (10/11/2022).

Politisi Partai Golkar ini juga menyesalkan Kemenkominfo yang tidak konsisten dalam penerapan serentak ASO secara nasional namun baru di Jabodetabek per 2 November lalu. “Seolah-olah Jabodetabek sudah mewakili satu Republik ini dan melegitimasi ASO. Jangan sampai Pemerintah buang badan atas kewajibannya menyediakan infrastruktur peralihan siaran TV ini," kata Nurul.

Sebelumnya, sejumlah warga di Jabodetabek mengaku STB yang mereka dapatkan kurang berfungsi dengan baik. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
12 jam lalu

Kabareskrim Absen Rapat Bahas Konflik Agraria di DPR, Eks Wakapolri: Jangan Dibiasakan

2 hari lalu

Banggar DPR Tagih Profil Utang Pemerintah ke Purbaya, Beri Waktu 10 Hari

3 hari lalu

Gempa M7,7 NTT, DPR Nilai Penanganan Bencana Sudah Maksimal

3 hari lalu

Perpres Ojol Masuk Tahap Harmonisasi, Istana Targetkan Terbit Paling Lambat Awal September

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal