Marak NIK Bermasalah saat Vaksin Covid-19, Ini Langkah Dukcapil 

Dita Angga
Dukcapil akan meminta petugas vaksinasi memgginakam data dari Kemendagri (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Vaksinasi Covid-19 ke depan akan menggunakan data milik Dukcapil Kemendagri yang berbasis nomor induk kependudukan (NIK). Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan NIK.

Seperti diketahui baru-baru ini terdapat masyarakat di Bekasi yang tidak dapat melakukan vaksinasi karena NIKnya telah digunakan oleh orang lain.

“Kami juga sudah rapatkan untuk mencegah hal tersebut berulang. Kemarin dengan Kemenkes, Kominfo, BPJS kesehatan dan Telkom bersama Dukcapil, kita semua sepakat untuk data vaksin harus bersumber dari NIK Dukcapil,” kata Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrullah Rabu, (4/8/2021).

Zudan mengatakan  penandatangan perjanjian kerja sama (PKS) akan dilakukan pada minggu ini.

“Dan untuk itu tanggal 6 (Agustus)  hari Jumat besok akan ditandatangani PKS dengan Pcare BPJS Kesehatan dan Peduli Lindungi Kominfo serta Kemkes dengan Dukcapil untuk integrasi data dengan NIK Dukcapil,” tuturnya.

Lebih lanjut Zudan menjelaskan  persoalan penyalahgunaan NIK di Bekasi sudah diselesaikan. Warga tersebut sudah melakukan vaksinasi covid-19.

“Kemarin kasus sudah selesai. Data sudah di cek di Dukcapil, data Pak Wasit benar. Yang bersangkutan sudah divaksin kemarin. Kemenkes nanti yang melacak penyalahgunaan NIK tersebut di tempat vaksin,” katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
19 hari lalu

BPS Ungkap 6 Persen Anak Belum Punya Akta Kelahiran, Terbanyak di Papua dan NTT

25 hari lalu

Wamendagri Ribka Haluk Pastikan Pemerintah Turun Cek Dugaan Keracunan Makanan di Jayapura

25 hari lalu

Mendagri Siapkan 3 Langkah sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

26 hari lalu

Mendagri Tegaskan Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal