Marak WNI Pindah Kewarganegaraan Singapura, Susaningtyas Kertopati Kupas Faktor Pemicunya

Dimas Choirul
Ketua DPP Partai Perindo Susaningtyas NH Kertopati. (Foto: Sindonews)

Di mana, semua kalangan menyadari pentingnya Program Bela Negara. Bahkan, kata Nuning, pemahaman mereka terkait arti penting nasionalisme dan patriotisme juga meningkat tajam. 

"Kesadaran mereka sebagai kader bela negara tidak identik dengan wajib militer, tetapi memiliki kesamaan untuk memupuk rasa cinta Tanah Air dan bangga menjadi bangsa Indonesia," kata.

Ketiga, Program Bela Negara dapat diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan komponen pendukung dan cadangan dalam sistem pertahanan semesta.

"Meningkatnya kesadaran bela negara diyakini dapat mengikis kepindahan WNI menjadi WNA, radikalisme dan terorisme," tuturnya.

Diketahui, belakangan ini ramai kabar soal WNI yang memilih pindah kewarganegaraan ke Singapura.

Dirjen Imigrasi Indonesia, Silmy Karim mengatakan, sebanyak 1.000 WNI yang merupakan mahasiswa pindah menjadi WN Singapura setiap tahun. Rata-rata mereka yang pindah kewarganegaraan berusia antara 25-35 tahun.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
2 hari lalu

2 WNI Terluka akibat Serangan Houthi di Riyadh, Kemlu: Bukan Jemaah Umrah

2 hari lalu

2 WNI Jadi Korban Serangan Houthi di Arab Saudi, KBRI Ungkap Kondisi Terkini

3 hari lalu

Alasan Israel Tolak Masuk Pesawat Maskapai Ethiopia Dipiloti Warga Indonesia

4 hari lalu

13 WNI Selamat dari Kapal Kandas di Skotlandia, Dipulangkan ke Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal