Kominfo Soal Data Paspor WNI Bocor: Diduga Sebelum Perubahan Peraturan Jadi 10 Tahun

Bachtiar Rojab
Sebanyak 34 juta data paspor masyarakat Indonesia diduga bocor dan dijual di dark web. (Foto ilustrasi/istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara menelusuri 34 juta data paspor masyarakat Indonesia diduga bocor dan dijual di dark web. Data yang bocor mencakup data pribadi mulai dari nomor paspor hingga jenis kelamin.

“Kami akan meminta bantuan dari BSSN untuk bersama-sama melakukan investigasi terkait bagaimana dan apa penyebabnya,” ujar Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel A, Sabtu (8/7/2023).

Berdasarkan hasil investigasi Kominfo, pihaknya juga menemukan fakta adanya kemiripan dengan data paspor yang memang telah terdaftar.

“Berdasarkan hasil sampling memang terdapat kemiripan namun belum dapat dipastikan. Dari detail diduga diterbitkan sebelum perubahan peraturan paspor menjadi 10 tahun, karena masa berlakunya terlihat hanya 5 tahun,” jelasnya.

Sampai saat ini, kata Semuel, pihaknya belum dapat menyimpulkan data apa, kapan, dari mana dan bagaimana terjadi kebocoran. Oleh karena itu, Kementerian Kominfo akan melakukan klarifikasi kepada Ditjen Imigrasi Kemenkumham.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
9 hari lalu

Paspor Indonesia Ranking 67 Terkuat di Dunia, Kalah Jauh dari Malaysia!

9 hari lalu

Paspor Singapura Jadi yang Terkuat di Dunia!

10 hari lalu

Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomornya Berlaku Seumur Hidup

1 bulan lalu

AS Rilis Paspor Edisi Terbatas Bergambar Trump, Begini Wujudnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal