Media Asing Sebut Bersatunya Prabowo dan Jokowi Buat Politik dan Ekonomi RI Stabil

Felldy Aslya Utama
Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto (dok. Kemhan)

JAKARTA, iNews.id - Kondisi politik yang stabil saat ini disebut telah membantu perekonomian Indonesia. Salah satu faktornya adalah keputusan Prabowo Subianto yang bergabung ke pemerintahan, meski sebelumnya rival dari Presiden Joko Widodo di Pemilihan Presiden 2019.

Mantan Menteri Luar Negeri Singapura, George Yeo dalam artikel media asing Financial Times berjudul “Indonesia’s Unexpected Success Story” mengatakan Indonesia merupakan penganut sistem demokrasi dengan karakteristik orang Jawa. 

"Bahwa kita akan kampanye dengan keras, kita akan memanggil nama satu sama lain tetapi ketika surat suara dihitung dan kita semua tahu berapa proporsi relatifnya, kita akan membentuk kabinet koalisi,” ujar George.

Dengan seperti ini, menurut George, kondisi Indonesia stabil dalam berbagai hal, lantaran demokrasi terpimpin yang dianut Indonesia tidak merugikan kawan dan lawan. Dia mencontohkan bergabungnya Prabowo ke pemerintahan.

George menyebut Prabowo dan Jokowi berkampanye dengan sengit jelang Pilpres 2019 tetapi sekarang bergabung ke pemerintahan menjadi Menteri Pertahanan.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Prabowo Tegaskan Hukum Tak Boleh Jadi Alat Politik: Saya Berani Beri Abolisi dan Amnesti kalau Ada Ketidakadilan

Nasional
6 jam lalu

Prabowo: Saya Lebih Takut Birokrat Sendiri daripada Kuntilanak 

Nasional
7 jam lalu

Prabowo Singgung Penyaluran Dana Desa: 10 Tahun Banyak yang Tak Sampai ke Rakyat

Nasional
7 jam lalu

Prabowo Tegur Pengusaha: Kalian Sudah Kaya, Patuhi Aturan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal