Megawati: Ketika Perempuan Tertindas, Masyarakat Alami Ketidakadilan

Jonathan Simanjuntak
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri (dok. istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Presiden ke-5 Indonesia, Megawati Soekarnoputri menyebut, perempuan dan laki-laki harus berjalan sejajar. Menurutnya, ketidakadilan terjadi jika ada perempuan yang tertindas.

"Ketika perempuan tertindas, maka sesungguhnya masyarakat secara keseluruhan pun mengalami ketimpangan dan ketidakadilan. Selama perempuan dan laki-laki tidak berjalan sejajar, kemanusiaan akan terus pincang," ucap Megawati dalam keterangannya di Hari Kartini, Senin (21/4/2025).

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) itu menilai, harmoni hanya bisa dicapai jika tidak ada pihak yang berada di atas pihak lainnya. Perempuan dan laki-laki harus berdampingan untuk saling memperkuat.

Megawati menyoroti, perempuan masih sering menjadi kaum yang tertindas. Hal ini ditandai dengan maraknya kekerasan, ekploitasi hingga pelecehan yang menimpa kaum perempuan.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
3 hari lalu

Khozinudin soal GRIB Jaya Amankan Demo: Ormas Tak Boleh Ambil Tugas Aparat, Kita Diadu Domba

3 hari lalu

Bawa Bambu ke Lokasi Ricuh 27 Agustus, GRIB Jaya: Kami Tak Ada Niat Berperang

8 hari lalu

Pemimpin Daerah Awards 2026, Menteri Maman Serukan Pergeseran Paradigma UMKM dan Apresiasi Kepala Daerah

8 hari lalu

Buka Pemimpin Daerah Awards 2026, Kepala Bappisus Dorong Penguatan Karakter Bangsa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal