Megawati-Prabowo Bertemu, Ini 3 Kemungkinan Perubahan Peta Koalisi Jokowi

Abdul Rochim
Ketua Umum Partai Gerindra bertemu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di kediaman Mega, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (24/7/2019). (Foto: Antara/Puspa Perwitasari).

”Kalau mengancam keluar itu bisa mengeras, tapi saya rasa itu tidak sampai,” katanya.

Arya mengingatkan, selain eksekutif yang kuat, negara ini sebenarnya membutuhkan legislatif yang kuat dengan hadirnya parpol oposisi sebagai penyeimbang. Di sisi ini, penegasan PKS sebagai oposisi patut diapresiasi.

Menurut Arya, hingga saat ini dirinya belum melihat jelas blue print kabinet Jokowi-Ma’ruf. Belum jelasnya gambaran inilah yang bisa menimbulkan partai-partai bermanuver. ”Jokowi akan kesulitan dalam memulai negosiasi sejak awal,” katanya.

Sementara itu anggota Fraksi PDIP DPR Eva Kusuma Sundari mengatakan, pertemuan Prabowo-Megawati di Teuku Umar penting untuk mengurangi polarisasi di masyarakat setelah Pemilu 2019. Pertemuan dua sahabat itu lebih untuk mendinginkan suasana dan kebulatan tekad dalam membangun Indonesia ke depan.

”Banyak pihak terutama Bu Mega dan Pak Prabowo, (menyerukan) we must move on, bahwa kita sekarang kontestasi demokrasi sudah selesai,” ujar Eva.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Ibaratkan Koperasi seperti Lidi: Satu Lemah, tapi Bergabung Kuat

57 tahun lalu

Prabowo Tegaskan Perbedaan Politik Hal Biasa, Singgung Cak Imin Sempat Jadi Lawan

57 tahun lalu

Prabowo Singgung Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-Lama Ngerampok

57 tahun lalu

Prabowo: BUMN Akan Kita Tertibkan, Selama Ini Sumber Korupsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal