Kasus Covid-19 varian Omicron sudah menyebar di 26 kabupaten/kota di Indonesia. (Foto: Antara)
Binti Mufarida

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan melaporkan kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia sudah mencapai 2.613 orang hari ini, Sabtu (29/1/2022). Jumlah itu meningkat signifikan dibanding hari sebelumnya yakni 1.988 kasus.

Nadia mengatakan sebanyak 2.613 kasus varian Omicron tersebut tersebar di 26 kabupaten/kota di Indonesia. Selain itu, transmisi lokal Omicron saat ini sudah terjadi di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan.

“Ada di 26 kabupaten kota ya,” katanya di Jakarta, Sabtu (29/1/2022).

Nadia mengatakan 2.613 kasus tersebut terdiri atas 1.394 kasus dari pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), 1.018 kasus dari transmisi lokal, dan 201 masih dalam penyelidikan epidemiologi.

“Kasus Omicron yang dilaporkan sampai dengan hari ini adalah 2.613. Terdiri atas PPLN 1.394, transmisi lokal 1.018, dan masih penyelidikan 201,” kata Nadia.

Sementara itu, Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B Harmadi meminta agar posko desa dan kelurahan secepatnya diaktivasi untuk mencegah transmisi lokal Omicron yang lebih luas.

Pasalnya, kata Sonny kasus varian Omicron ini memiliki sifat yang lebih cepat menular apalagi di kawasan padat penduduk yang sulit dilakukan jaga jarak.

“Risiko penularan menjadi lebih tinggi kalau dia varian yang lebih menular, yang pertama. Kedua risiko penularan menjadi lebih tinggi pada masyarakat yang tinggal di kawasan padat penduduk ya karena mereka sulit menjaga jarak,” katanya.


Editor : Rizal Bomantama

BERITA TERKAIT