Menag Sebut Bencana dan Cobaan Menyadarkan Manusia agar Mawas Diri

Widya Michella
Menag Yaqut Cholil Qoumas saat Zikir dan Doa Kebangsaan menyambut Hari Ulang Tahun ke-76 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia secara virtual. (foto: Dok Kemenag)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyebut berbagai bencana dan cobaan yang telah diturunkan oleh Tuhan menyadarkan umat manusia agar mawas diri, kembali mendekatkan diri, dan mengikuti petunjuk hidup yang diberikan-Nya. 

Hal itu disampaikan Menag saat Zikir dan Doa Kebangsaan menyambut Hari Ulang Tahun ke-76 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia secara virtual, Minggu (1/8/2021).

Dalam kesempata tersebut, Menag juga turut mengajak seluruh jajaran pimpinan pemerintahan, kementerian/lembaga, aparatur sipil negara, TNI/Polri, ulama dan tokoh agama serta tokoh masyarakat berkontribusi aktif guna mensosialisasikan protokol kesehatan (prokes) dengan kampanye 5M guna memberi contoh nyata di tengah masyarakat. 

"Kampanye kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan: Menggunakan Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Mengurangi Mobilitas, Mengurangi Kerumunan, serta Doa, atau kampanye 5 M+1D perlu dimasifkan agar menjangkau semua lapisan masyarakat di mana pun," kata Menag dikutip pada laman resmi Kemenag, Senin,(2/8/2021).

Menurutnya, sebagai umat beragama hendaknya selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena menurutnya doa merupakan penenang jiwa, dan penumbuh harapan hidup yang harus dijaga sebagai anugerah tersebar dari Tuhan. 

"Menghadapi pandemi yang hinga kini juga belum usai, perlu masing-masing kita menundukkan kepala, bersimpuh, dan memuji keagungan Tuhan, menambah kekuatan iman dan ketabahan. Pemerintah dan masyarakat harus bersatu menangani Covid-19, sejalan dengan keyakinan kita sebagai umat beragama, doa adalah senjata ampuh bagi orang beriman,"katanya.

"Semoga pandemi lekas berakhir dan kehidupan normal dapat kita nikmati kembali dengan senantiasa bersyukur atas nikmat yang dikaruniakan-Nya melebihi masa-masa sebelumnya," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo: Kenapa RI Selama 81 Tahun Tak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

57 tahun lalu

KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut karena Sakit Saluran Pencernaan

57 tahun lalu

Eks Menag Yaqut Dirawat di RS Polri, Penahanan Dibantarkan KPK

57 tahun lalu

BNPP Terjun Langsung ke Perbatasan RI-Timor Leste, Telusuri Jalur Ilegal di Belu 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal