Menag Usul ASN Kemenag Pakai Sarung-Peci Sepekan Sekali, Ungkap Makna dan Filosofinya

Felldy Aslya Utama
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar (Foto: BPMI Setpres)

Dia menilai kemajuan suatu bangsa tidak berarti harus meninggalkan kebudayaan sendiri. Justru, kemampuan menjaga dan mengembangkan tradisi menunjukkan kepercayaan diri serta karakter masyarakatnya.

Menurut Nasaruddin, sarung telah melekat dalam kehidupan sosial dan spiritual masyarakat Indonesia. Pakaian tersebut juga mengandung nilai kebersamaan, kesetaraan dan kebebasan.

Adapun peci menjadi simbol kehormatan, kewibawaan, sekaligus identitas nasional. Penggunaannya kini tidak terbatas pada komunitas keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari busana nasional dalam berbagai acara kenegaraan.

"Sarung dan peci itu adalah pakaian kebangsaan, pakaian spiritual, pakaian budaya, pakaian kehormatan," katanya.

Nasaruddin menambahkan, Indonesia memiliki beragam jenis sarung dan penutup kepala tradisional yang berbeda di setiap daerah. Keragaman tersebut menjadi bukti kekayaan budaya yang terbentuk melalui perjalanan sejarah dan interaksi antarmasyarakat.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
14 jam lalu

Menag Nasaruddin Umar Usul ASN Kemenag Pakai Sarung dan Peci Sepekan Sekali

2 hari lalu

Kemenag Buka Pendaftaran PPG Guru Madrasah, Simak Jadwal dan Syaratnya

3 hari lalu

Hari Santri Nasional, Pemerintah Amanatkan Santri untuk Terus Mengabdi bagi Indonesia

5 hari lalu

Kemenag Soroti Persoalan yang Dihadapi Komite Madrasah, Ini yang Perlu Dibenahi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal