Menaker Ungkap Banyak WNA Duduki Jabatan di Perusahaan RI, Apa Penyebabnya?

Iqbal Dwi Purnama
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli ungkap banyak WNA yang menjabat di perusahaan RI. (foto: Tangguh Yudha)

Gambaran tersebut dapat menjadi masukan bagi institusi pendidikan dalam menyesuaikan penyiapan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.

Di sisi lain, pemerintah juga menaruh perhatian pada proses validasi penggunaan TKA. Menurut Yassierli, proses tersebut perlu melihat sejumlah aspek, mulai dari jabatan dan kualifikasi TKA hingga keberadaan tenaga kerja pendamping serta pelaksanaan alih keahlian dan teknologi.

Langkah tersebut diperlukan agar penggunaan TKA turut memberikan manfaat terhadap peningkatan kapasitas pekerja Indonesia.

Pembahasan mengenai pemanfaatan data TKA dilakukan dalam kegiatan Sinergitas Pembinaan dan Pengendalian Penggunaan TKA. Kegiatan tersebut diikuti petugas validasi pembayaran Dana Kompensasi Penggunaan TKA (DKPTKA).

Validasi data dinilai penting untuk menghasilkan informasi penggunaan TKA yang akurat. Data tersebut kemudian dapat digunakan untuk mendukung pembinaan sekaligus pengendalian penggunaan tenaga kerja asing.

Yassierli juga menekankan perlunya koordinasi pemerintah pusat dan daerah. Data TKA dari daerah dinilai dapat melengkapi gambaran kebutuhan tenaga kerja secara nasional.

"Dengan data yang baik, data yang akurat, data yang cukup, kita akan bisa menyusun kebijakan yang berbasis data," kata Yassierli.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
7 hari lalu

BP BUMN Pastikan Status Perum Tak Berubah, Ini Arah Transformasi Bulog hingga Perhutani

8 hari lalu

SMA Kemala Taruna Bhayangkara Bakal Terima Siswa WNA, Putra-Putri Diplomat Jadi Sasaran

9 hari lalu

KPK Deteksi Pemberian Rp300 Juta dari Summarecon ke Kementerian ATR Sebelum OTT Kasus HGB

10 hari lalu

Kekayaan Michael Dell Anjlok Rp267 Triliun, Kini Jadi Orang Terkaya ke-4 Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal