Mendagri Sebut Server KPU Diretas Sebelum Pencoblosan Tidak Masuk Akal

Okezone
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

"Kami mendukung penuh langkah KPU yang cepat dalam tempo sesingkat-singkatnya kalau ada berita hoaks, fitnah sekecil apa pun, dilaporkan ke aparat penegak hukum, sehingga tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat," ujar Tjahjo.

Di satu sisi, KPU melalui komisioner Hasyim Asy'ari telah membantah informasi tersebut. Dia menjelaskan proses penghitungan suara dilakukan secara manual dan bertingkat dari tempat pemungutan suara (TPS), panitia pemilih kecamatan (PPK), dilanjutkan ke kabupaten/kota, ke KPU provinsi, hingga berakhir di KPU RI. Hasil pemindaian Form C1-Plano yang selanjutnya diunggah di situs KPU dilakukan setelah penghitungan suara selesai di TPS.

"Tidak ada server KPU yang di luar negeri, semua di dalam negeri. Jadi pada dasarnya hasil suara di TPS sudah diketahui dahulu oleh publik, termasuk saksi, pengawas TPS, warga pemilih, pemantau, media, dan pihak lainnya, dan semua pihak diberi kesempatan mendokumentasikan hasil penghitungan suara dalam Form C1-Plano," tutur Hasyim.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
3 hari lalu

Tok! DKPP Sanksi Anggota KPU RI dan KPU Jabar gegara Naik Helikopter ke Cianjur

4 hari lalu

RUU Pemilu Belum Dibahas, KPU Pilih Fokus Perbaiki Teknis Penyelenggaraan

4 hari lalu

Hadiri Bimtek Perindo, Komisioner KPU Ingatkan Pentingnya Pemutakhiran Data Parpol

6 hari lalu

Alasan Bonatua Adukan Pimpinan KPU ke DKPP: Tak Koreksi Lolosnya Dokumen Ijazah Jokowi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal