Mengejutkan! 1 Juta Lebih Peserta BPJS Kesehatan Terdiagnosis Hipertensi

Niko Prayoga
Direktur BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito ditemani Raffi Ahmad selaku Duta Kehormatan BPJS Kesehatan. (Foto: Niko Prayoga)

"Hidup sehat itu jangan dimulai dari besok, besok, besok. Dimulai dari saat ini. Apalagi untuk anak-anak muda terutama, karena sehat itu mahal, sehat itu penting. Jadi dari usia dini, dari anak-anak muda untuk generasi muda, makanan sehat penting, hidup pola sehat penting, tidur cukup penting," tutur Raffi Ahmad.

Raffi juga menilai sistem JKN yang dijalankan BPJS Kesehatan merupakan wujud nyata semangat gotong royong masyarakat Indonesia. Menurutnya, peserta yang sehat turut membantu pembiayaan layanan kesehatan bagi peserta yang sedang sakit.

"Dan ini juga bahwa gotong royong itu penting dalam kesehatan. Jadi, yang sehat membantu yang sakit, yang mampu membantu yang tidak mampu. Ya itulah gotong royong," katanya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BPJS Kesehatan Buka Loker untuk Lulusan D3, Ini Syarat dan Cara Daftarnya!

57 tahun lalu

Pelayanan Kesehatan Murah di Sukabumi Bersiap Terintegrasi dengan BPJS Kesehatan

57 tahun lalu

Bungkus Rokok Diseragamkan Dinilai Tak Akan Efektif, Pengamat Usul Perokok Tak Ditanggung BPJS

57 tahun lalu

Mulai 1 Juni 2026 Aturan Kontrol Pasien BPJS Berubah, Begini Ketentuannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal