“Pelanggan mungkin merasakan kenyamanan selama duduk di kursi kereta, tapi di ruang kendali masinis, ada tanggung jawab besar yang terus diemban mulai dari keberangkatan hingga kereta tiba di tujuan,” tambah Ixfan.
Frekuensi perjalanan kereta api yang melintasi Daop 1 Jakarta mencapai 1.321 perjalanan per hari, terdiri dari:
PT KAI memberikan pelatihan intensif dan berjenjang kepada seluruh masinis, termasuk penggunaan simulator digital untuk meningkatkan keterampilan mereka. Selain itu, monitoring kesehatan masinis dilakukan secara berkala, termasuk pemeriksaan sebelum bertugas, guna memastikan kesiapan penuh selama perjalanan.
Selain aspek keselamatan, masinis juga berperan penting dalam menjaga ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan kereta api jarak jauh. Koordinasi yang solid antara masinis dan Pusat Kendali Operasi (PK) menjadi kunci utama dalam menjaga ritme perjalanan yang efisien.
“Kami mengapresiasi dedikasi para masinis di Daop 1 Jakarta yang terus menunjukkan profesionalisme tinggi, terutama saat menjalankan KA jarak jauh seperti Argo Bromo Anggrek, Tegal Bahari, dan KA lainnya yang kini melaju lebih cepat. Keberhasilan operasional KAI hari ini tidak lepas dari komitmen mereka di lapangan,” tutup Ixfan.
Dengan prinsip “zero tolerance” terhadap risiko keselamatan, PT KAI optimis mampu terus memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan. Sinergi antara teknologi canggih, infrastruktur modern, dan sumber daya manusia unggul—khususnya masinis sebagai pilar utama di balik kemudi kereta api—menjadi kunci keberhasilan layanan kereta api jarak jauh di Indonesia.