Mengenal Jenderal Mallaby, Sosok Pemicu Petempuran 10 November di Surabaya

Salsabila Nur Rizki
AWS Mallaby (Foto: Ist)

Bukah hanya itu, mobil Mallaby terbakar akibat ledakan granat yang menyebabkan jenazahnya sulit dikenali. Salah satu petunjuk untuk memastikan jenazah Mallaby adalah dia biasa menggunakan dua jam tangan.

Serangan ini menimbulkan kontroversi karena saat itu dalam masa gencatan senjata. Inggris menuduh para pejuang melakukan siasat licik, apalagi dengan membunuh pemimpin mereka.

Namun, seorang anggota parlemen Inggris dari Partai Buruh, Tom Driberg, mengatakan Mallaby tidak dibunuh dengan licik oleh rakyat Indonesia. Dia menduga ada kemungkinan Mallaby memerintahkan pasukannya memulai baku tembak sehingga para pejuang Indonesia mengira gencatan senjata sudah batal.

Setelah kejadian itu Mayor Jenderal EC Mansergh, pengganti Mallaby, memaksa rakyat Surabaya menyerahkan senjata hingga 9 November 1945 yang memicu pertempuran 10 November.

Jenazah Mallaby dibawa ke Jakarta dan dimakamkan di Pemakaman Kembang Kuning, namun pada 1960-an dipindahkan ke pemakaman Menteng Pulo.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 hari lalu

Pepabri Gelar Puncak HUT ke-67 di Surabaya, Ingatkan Sejarah Perjuangan dan Upaya Jaga Persatuan 

1 bulan lalu

Kapolri Pimpin Upacara Hari Juang Polri 2026 di Surabaya, Kenang Proklamasi Polisi

1 bulan lalu

Geram! Mentan Copot Korwil KPPG Surabaya gegara SPPG Tak Serap Telur dari Peternak

5 bulan lalu

MNC Asset Management dan Bank Neo Commerce Kolaborasi Gelar Seminar Investasi, Sasar Nasabah Surabaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal